Dec 08 2006
Pornografi & Poligami
Sehubungan dengan berita pernikahan Aa (menyambung cerita post yang kemarin). Tiba-tiba saja di TV bermunculan acara baru, yaitu dialog tentang poligami.
Rasanya mirip dengan fenomena goyang ngebor-nya Inul yang memang sempat menjadi topik yang kontroversial. Begitu “heboh” sehingga akhirnya ada sekelompok orang tergugah untuk menyarakan pendapatnya tentang tingginya angka kegiatan pornoaksi yang terjadi di masyarakat. Akhirnya, yang malang adalah Inul, ia senantiasa jadi kambing hitam dalam perkara pornoaksi ini. Sebenarnya saya pribadi sama sekali tidak menganggap goyang ngebor Inul itu porno. Nonton video clip lagu barat di MTV jauh lebih syur dari pada goyang ngebor.
Mengenai pornoaksi itu sendiri sebenarnya sebelumnya sudah tercantuk dalam undang-undang, cuma memang pelaksanaannya dirasa kurang tegas. Sama halnya dengan perkara poligami. Sebenarnya tentang poligami ini sendiri sudah ada peraturan yang mengaturnya, yaitu aturan pemerintah No.10 tahun 1983. Tapi, entah kenapa tiba-tiba saja muncul lagi fenomena bikin undang-undang baru buat ngatur poligami. Akhirnya … Aa Gym jadi bulan-bulanan.
kasian khan!
Kalau Inul dan goyang ngebor-nya bikin orang pengen bikin UUAPP, kalau sekarang Aa Gym bikin orang pengen bikin undang-undang tentang poligami.
memang, sejarah terulang kembali.
Siapa yang salah?!? … gw rasa sih … INFOTAINMENT
he..he.. maap.
Soalnya … coba kalau ngga ada mereka. Rasanya peristiwa ini tidak akan seheboh itu kok. It just someone doing something different. Tidak usah terlalu dibesar-besarkan. Kalau emang itu keputusan yang tepat, time will tell. If is wasn’t … then we knew that nobodies perfect.



