Apr 30 2008
Mata Ketiga
Sudah berapa lama kita tidak bertemu?!? Setahun … dua tahun … tiga tahun … ah ….! Ya! 3 tahun. Waktu itu, aku ingat kau masih mengenakan seragam putih abu. Didepan lab, waktu jam istirahat. Pertemuan singkat, perkenalan singkat, percapakan singkat. Mungkin kau tidak tahu, betapa hal itu begitu berarti buatku. Tapi, apakah kau masih mengingat aku? Ah… jangan-jangan, namaku pun kau tak ingat.
Tadi, sesekali kita beradu pandang. Aku masih sama seperti dulu. Selalu grogi. Jadi, maafkanlah kalau tadi aku “pura-pura tidak kenal”. Aku malu! takut kalau kalau-kalau kau memang sudah benar-benar melupakanku. Lagi pula, tidak enak rasanya kepada teman priamu.
Padahal … malam tadi, kau berdandan begitu cantik. Ingin memandangimu, tapi rasanya itu tidak sopan. Andai saja … aku punya mata ke-3, sehingga aku bisa terus memandangimu. Bukan karena nafsu. Tapi, … aku benar-benar merindukanmu.
Ah, semoga saja … suatu kali kelak. Aku akan bisa memandangimu tanpa harus sembunyi-sembunyi. Karena saat itu, kau mengenaliku dengan namaku.



