Archive for May, 2008

May 26 2008

Bangkit

Published by En Tay under Indonesia,Poem (Puisi)

Bangkit itu Susah. Susah melihat orang lain susah, senang melihat orang lain senang. Bangkit itu Takut. Takut untuk korupsi, takut untuk makan yang bukan haknya Bangkit itu Mencuri, Mencuri perhatian dunia dengan prestasi. Bangkit itu Marah, Marah bila martabat bangsa dilecehkan. Bangkit itu Malu, Malu menjadi benalu Malu karena minta melulu Bangkit itu Tidak ada. [...]

No responses yet

May 21 2008

Wanita di 9B

Published by En Tay under Indonesia,personal

Argo Gede, Gambir tujuan Bandung, keberangkatan 17.45. Perjalanan tiga jam, rasanya akan sangat membosankan kalau cuma nonton acara TV dikereta yang ga jelas. Hmmm… bagaimana dengan seorang muda diseberang. Tampaknya menyenangkan kalau bisa ada seorang teman percakapan. Coba mencari kata yang tepat untuk memulai sebuah percakapan. Hai … eh Halo! Hmmm… ah! ga bisa! ga [...]

One response so far

May 15 2008

Taufiq Ismail: Syair Empat Kartu di Tangan

Ini bicara blak-blakan saja, bang Buka kartu tampak tampang Sehingga semua jelas membayang Monoloyalitas kami sebenarnya pada uang Sudahlah, ka-bukaan saja kita bicara Koyak tampak terkubak semua Sehingga buat apa basi dan basa Sila kami Keuangan Yang Maha Esa Jangan sungkan buat apa yah-payah Analisa psikis toh cuma kwasi ilmiah Tak usahlah sah-susah Ideologiku begitu [...]

One response so far

May 11 2008

Ironman

Published by En Tay under Indonesia,Movie Review

Ironman, keren! Rating: 4.5 of 5. One of the best superhero movie after Spiderman. Sekeren Transformers, tapi ceritanya lebih berisi. Walau Anda bukan penggemar superhero stuff, tapi saya cukup yakin Anda masih bisa menikmatinya dengan baik. Saya yakin, … pasti ada sequel-nya. Can’t wait for War Machine to show up. Things that “insprires” me Salah [...]

One response so far

May 07 2008

Kamu dimana?

Orang bilang: cinta itu tidak harus saling memiliki … OK lah! anggap saja itu benar. Tapi, dimanakah kamu saat aku membutuhkanmu? (walau hanya sebagai teman) Sebagai teman … akan selalu ada pagar yang lebih tinggi, sehingga kita tidak lagi bisa seperti dulu. andai saja… andai saja… aku boleh memiliki.

One response so far