Jan 14 2009

“Gimana rasanya pacaran?”

Published by En Tay at 5:54 pm under Indonesia,Poem (Puisi),Refleksi,Things I wrote

Saat aku awal aku memiliki seorang kekasih, orang bertanya: duh, dah punya cewe yah sekarang… gimana rasanya?

Rasanya seperti: Naik gunung!

Susah payah mendaki
Sampai dipuncak: hah… akhirnya.
Dari atas memang dunia tampak lebih indah.
Tapi disaat yang sama,
ia juga melihat masih banyak puncak gunung yang lebih tinggi,
betapa kecilnya gunung tempat ia berpijak pada saat ini.

Apakah cukup aku mendirikan rumahku diatas digunung ini?
Atau bolehkah aku mendaki gunung itu?
yang lebih tinggi,
yang lebih indah.

Salah satu hal penting yang aku coba belajar adalah berkata cukup.
Menyadari, pencarian akan yang terbaik adalah pencarian yang tiada akhir.
Karena, akan selalu ada yang lebih baik.

Artikel Terkait

  • No Related Post

3 responses so far

3 Responses to ““Gimana rasanya pacaran?””

  1. Ivanna Susantyon 14 Jan 2009 at 6:02 pm

    cukup… cekap… enough… goule… ^^,

  2. riaon 18 Feb 2009 at 3:40 pm

    walau gunung itu kecil.. tapi gunung itulah tempat kamu berpijak sekarang..

    btw baru jadian juga? congrats yah :D

  3. Maya Apriliaon 30 Mar 2009 at 2:46 pm

    Tay, I just wanna say….no body perfect in the world

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply